Didominasi Petani Tua, Berau Butuh Regenerasi

Titikinfo.com, BERAU – Regenerasi petani menjadi pekerjaan rumah besar Pemerintah Kabupaten Berau. Pasalnya, sebagian besar petani di Bumi Batiwakkal kini didominasi kelompok usia yang mendekati masa tidak produktif, sementara jumlah petani muda masih tergolong minim.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan Berau, Tentram Rahayu, mengatakan kondisi tersebut menjadi ancaman bagi keberlanjutan sektor pertanian apabila tidak segera diantisipasi.
“Banyak petani kita sudah berusia di atas 45 tahun. Harus regenerasi tenaga produktif di sektor pertanian,” ujarnya.
Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan Berau hingga akhir 2025, dari 17.842 petani yang terdaftar, sebanyak 7.216 orang atau sekitar 40,4 persen berusia 46–60 tahun.
Sementara petani berusia di bawah 30 tahun hanya mencapai 2.195 orang atau sekitar 12,3 persen.
Melihat kondisi tersebut, Pemkab Berau mulai menyiapkan program regenerasi dengan menggandeng PT Pamapersada Nusantara melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Program tersebut tidak hanya memberikan pelatihan budidaya pertanian, tetapi juga pendampingan usaha, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga membangun jiwa kewirausahaan bagi generasi muda.
Menurut Tentram, pertanian saat ini harus dipandang sebagai sektor usaha modern yang mampu memanfaatkan teknologi dan memiliki prospek ekonomi yang menjanjikan.
“Kami ingin anak-anak muda melihat pertanian sebagai peluang usaha, bukan lagi pekerjaan yang identik dengan cara-cara lama,” tegasnya.
Sebagai langkah awal, pemerintah bersama perusahaan telah menggelar rapat penyusunan program pada 24 Juni lalu. Kolaborasi tersebut diharapkan menjadi model percepatan regenerasi petani di Kabupaten Berau sekaligus menjaga ketahanan pangan daerah.(Adv/Rez)





