Berau Usulkan 47 BTS Baru, Pemerataan Sinyal Masih Tunggu Pusat

Titikinfo.com, BERAU – Pemerataan layanan telekomunikasi terus mendorong dengan mengusulkan pembangunan puluhan Base Transceiver Station (BTS) baru di wilayah yang masih mengalami blank spot atau keterbatasan sinyal. Namun, realisasinya masih bergantung pada pemerintah pusat dan operator seluler.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Berau, Didi Rahmadi, mengatakan pemerintah daerah telah mengusulkan sekitar 47 titik BTS baru agar akses komunikasi dan internet dapat menjangkau wilayah pedalaman maupun pesisir.
“Pemkab tidak memiliki kewenangan membangun BTS. Tugas kami mengidentifikasi kebutuhan di lapangan, kemudian mengusulkannya ke pemerintah pusat,” ujarnya.
Menurut Didi, dari puluhan usulan tersebut baru beberapa titik yang berhasil direalisasikan, di antaranya di Kecamatan Batu Putih dan Kampung Birang.
Selain pembangunan BTS, pemerintah pusat juga memberikan dukungan melalui program Bakti Kominfo berupa layanan internet berbasis Starlink di sejumlah wilayah, termasuk Pulau Maratua.
Ia menjelaskan, pembangunan BTS tidak sepenuhnya ditentukan oleh kebutuhan daerah. Operator seluler juga mempertimbangkan aspek bisnis, seperti jumlah penduduk dan potensi pelanggan.
“Wilayah dengan jumlah penduduk sedikit tentu menjadi tantangan karena operator juga melihat sisi investasinya,” jelasnya.
Meski demikian, Diskominfo memastikan akan terus memperjuangkan penambahan BTS agar masyarakat di seluruh wilayah Berau memperoleh akses telekomunikasi yang merata.
“Kami akan terus mengusulkan penambahan BTS supaya daerah yang masih sulit sinyal bisa menikmati layanan internet yang lebih baik,” pungkasnya.(Adv/Rez)





