Pemkab Berau

Digitalisasi dan Insentif Jadi Andalan Bapenda Kejar Target PBB-P2 Rp7,5 Miliar

Titikinfo.com, BERAU – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Berau terus memaksimalkan berbagai strategi untuk mendongkrak penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Tahun 2026 ini, Bapenda menargetkan pendapatan sebesar Rp7,5 miliar, dengan mengandalkan peningkatan layanan, digitalisasi, hingga pemberian insentif bagi wajib pajak.

Kepala Bapenda Berau, Djupiansyah Ganie, mengungkapkan, hingga pertengahan tahun realisasi penerimaan PBB-P2 baru mencapai sekitar Rp425 juta atau sekitar 5,7 persen dari target yang telah ditetapkan. Meski demikian, pihaknya optimistis capaian tersebut akan terus meningkat seiring berbagai upaya yang sedang dijalankan.

“Kami optimistis target itu bisa tercapai. Yang terpenting sekarang adalah mempermudah layanan dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak tepat waktu,” tegasnya.

Salah satu langkah yang ditempuh adalah memperluas akses pembayaran pajak melalui kerja sama dengan Bankaltimtara melalui program Agen Laku Pandai yang tersebar di kampung dan kelurahan. Dengan begitu, masyarakat diharapkan lebih mudah menunaikan kewajiban pajaknya tanpa harus datang ke kantor pelayanan.

Selain mempermudah transaksi, Bapenda juga tengah mengusulkan kebijakan insentif berupa pengurangan pokok pajak serta penghapusan sanksi administrasi bagi wajib pajak yang memiliki tunggakan PBB-P2. Skema tersebut diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat sekaligus mendorong percepatan pelunasan pajak.

“Kami ingin masyarakat memanfaatkan kemudahan dan insentif yang diberikan. Semakin tinggi kepatuhan membayar pajak, semakin besar pula kontribusinya bagi pembangunan daerah,” tutup Djupiansyah.

Di sisi lain, kontribusi PBB-P2 terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Berau saat ini masih berada di kisaran 1,7 persen dari target PAD 2026 yang dipatok sebesar Rp450 miliar. Optimalisasi sektor ini pun menjadi salah satu fokus pemerintah daerah dalam memperkuat kemandirian fiskal. (Adv/Rez)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button