Pemkab Berau

Akses Pelajar Jadi Prioritas, Dishub Mulai Susun Peta Jalur Bus Sekolah di Berau

Titikinfo.com, BERAU – Upaya Pemerintah Kabupaten Berau menghadirkan layanan bus sekolah gratis mulai memasuki tahap yang lebih konkret. Dinas Perhubungan (Dishub) Berau kini tengah memetakan wilayah-wilayah yang memiliki kebutuhan tinggi terhadap transportasi pelajar sebagai dasar penyusunan usulan bantuan armada.

Kajian tersebut dilakukan untuk memastikan program bus sekolah benar-benar menyasar daerah yang selama ini menghadapi keterbatasan akses menuju sekolah, terutama bagi pelajar yang harus menempuh perjalanan cukup jauh setiap hari.

Kepala Dishub Berau, Rusnan Hefni, mengatakan pihaknya masih menghitung berbagai aspek sebelum menetapkan rute prioritas. Mulai dari jumlah calon pengguna, kebutuhan armada, hingga kondisi infrastruktur jalan di setiap wilayah.

“Semuanya masih dalam tahap pengkajian. Kami ingin memastikan jalur yang dipilih memang sesuai kebutuhan dan bisa dilayani secara optimal,” ujarnya.

Beberapa kawasan yang masuk dalam pembahasan di antaranya jalur pesisir seperti Talisayan hingga Biduk-Biduk, serta koridor Tanjung Batu menuju Gunung Tabur. Namun, hingga kini belum ada keputusan final terkait wilayah yang akan diprioritaskan.

Menurut Rusnan, salah satu indikator utama dalam penentuan rute adalah jumlah pelajar yang berpotensi menggunakan layanan tersebut. Selain itu, akses jalan juga harus memadai agar operasional bus sekolah dapat berjalan aman dan efektif.

“Biasanya bantuan armada dari Kementerian Perhubungan mempertimbangkan kebutuhan riil di lapangan. Jadi bukan hanya jumlah siswa, tetapi juga apakah kondisi jalannya memungkinkan untuk dilalui bus,” jelasnya.

Saat ini, Dishub Berau masih fokus menyusun data dan kebutuhan sebagai bahan usulan kepada pemerintah pusat. Pembahasan teknis mengenai jumlah armada maupun mekanisme penyaluran bantuan dengan Kementerian Perhubungan belum dilakukan.

Meski masih dalam tahap awal, program bus sekolah dinilai menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan akses pendidikan dan meringankan beban biaya transportasi keluarga, khususnya bagi pelajar di kawasan yang jauh dari pusat layanan pendidikan.

“Kami sedang menyiapkan seluruh data pendukungnya. Setelah rute dan kebutuhannya sudah jelas, usulan itu akan kami tindak lanjuti ke pemerintah pusat,” pungkas Rusnan. (Adv/Rez)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button