Pantau Harga dan Stok Sembako, Kecamatan Sembakung Atulai Turun Langsung ke Lapangan

TITIKINFO.COM, NUNUKAN – Pemerintah Kecamatan Sembakung Atulai, Kabupaten Nunukan, memperkuat pengawasan terhadap harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok dan barang penting di tengah masyarakat.
Langkah tersebut dilakukan melalui pendataan langsung ke sejumlah toko dan tempat usaha yang tersebar di berbagai desa di wilayah Kecamatan Sembakung Atulai, Rabu (16/9/2026).
Pendataan ini merupakan bagian dari program Stabilisasi Harga Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting, sekaligus pengendalian harga dan stok barang di tingkat pasar yang dilaksanakan berdasarkan arahan Pemerintah Kabupaten Nunukan melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan.
Petugas pendataan Kecamatan Sembakung Atulai, Sarlena, turun langsung mengunjungi toko-toko untuk mencatat perkembangan harga sekaligus mengecek kondisi stok barang yang tersedia.
Sejumlah komoditas yang menjadi perhatian antara lain beras, minyak goreng, gula, telur, serta berbagai kebutuhan masyarakat lainnya. Selain harga jual, jumlah stok di masing-masing toko juga dicatat untuk memberikan gambaran kondisi pasokan di lapangan.
Sarlena mengatakan, pendataan tersebut dilakukan secara rutin setiap bulan sepanjang 2026. Data yang diperoleh kemudian menjadi bahan laporan kepada Pemerintah Kabupaten Nunukan untuk mendukung pemantauan kondisi harga dan ketersediaan barang.
“Pendataan ini kami lakukan secara rutin setiap bulan sepanjang tahun 2026 untuk memantau secara langsung perkembangan harga serta ketersediaan barang di pasaran Kecamatan Sembakung Atulai,” ujar Sarlena.
Menurutnya, akurasi data sangat penting karena hasil pendataan akan menjadi salah satu bahan bagi pemerintah dalam melihat perkembangan harga serta menentukan langkah yang diperlukan apabila terjadi perubahan signifikan di pasar.
“Kami memohon kerja sama kepada seluruh pemilik toko untuk memberikan data yang jujur, lengkap, dan sesuai dengan kondisi sebenarnya, agar hasil pendataan ini dapat bermanfaat dan dapat dipercaya,” tambahnya.
Pendataan secara berkala juga diharapkan dapat menjadi sistem deteksi dini apabila terjadi kenaikan harga yang tidak wajar maupun penurunan stok pada komoditas tertentu.
Jika ditemukan kondisi yang berpotensi mengganggu ketersediaan barang atau memicu kenaikan harga, hasil pemantauan tersebut dapat segera dilaporkan dan dikoordinasikan dengan pemerintah kabupaten untuk mendapatkan tindak lanjut.
Selanjutnya, hasil pendataan Kecamatan Sembakung Atulai akan disampaikan kepada Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Nunukan melalui mekanisme pelaporan yang telah ditetapkan.
Dengan pemantauan yang dilakukan secara rutin, pemerintah diharapkan memiliki data yang akurat dan terkini mengenai kondisi pasar di wilayah Sembakung Atulai. Data tersebut sekaligus menjadi dasar untuk menjaga agar kebutuhan pokok tetap tersedia dan perubahan harga dapat dipantau secara lebih cepat. (*)





