Nunukan

Polres Nunukan Gencarkan Patroli Karhutla, Pastikan Tak Ada Titik Api di Sebatik Barat

Titikinfo.com, NUNUKAN– Upaya mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus digencarkan Polres Nunukan. Salah satunya dengan meningkatkan patroli dan pemantauan di kawasan yang dinilai rawan terjadi kebakaran di wilayah hukum Polsek Sebatik Barat.

Patroli pencegahan Karhutla tersebut dilaksanakan pada Sabtu (5/9/2026) mulai pukul 09.00 hingga 11.20 WITA. Kegiatan dipimpin Wakapolsek Sebatik Barat IPDA Moch. Yasin, S.H., bersama sejumlah personel Polsek Sebatik Barat.

Sebelum turun ke lapangan, personel terlebih dahulu mengikuti apel persiapan dan menerima arahan terkait pelaksanaan patroli. Petugas juga melakukan pengecekan titik panas atau hot spot melalui aplikasi pemantauan.

Hasil pemantauan menunjukkan tidak ditemukan adanya titik panas di wilayah hukum Polsek Sebatik Barat.

Meski demikian, petugas tetap turun langsung melakukan penyisiran ke sejumlah kawasan yang dianggap rawan, di antaranya Hutan Lindung Desa Liang Bunyu, Hutan Lindung Desa Binalawan, Hutan Lindung Desa Setabu, serta sejumlah kawasan perkebunan.

Tak hanya melakukan pemantauan, polisi juga memasang spanduk berisi larangan membakar hutan dan lahan di sejumlah lokasi strategis. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk pencegahan sekaligus mengingatkan masyarakat mengenai bahaya pembukaan lahan dengan cara dibakar.

Petugas turut menyambangi pemilik lahan perkebunan untuk memberikan sosialisasi dan edukasi terkait dampak Karhutla. Masyarakat diminta tidak melakukan pembukaan maupun pengolahan lahan dengan cara membakar.

“Pencegahan Karhutla membutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka atau mengolah lahan dengan cara dibakar karena dapat menimbulkan kebakaran yang berdampak terhadap lingkungan maupun masyarakat,” ujar IPDA Moch. Yasin.

Dari hasil patroli, petugas tidak menemukan titik api maupun aktivitas masyarakat yang melakukan pembukaan atau pengolahan lahan dengan cara dibakar.

Polres Nunukan menegaskan langkah pencegahan akan terus dilakukan sebagai bentuk antisipasi dini terhadap potensi Karhutla. Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Patroli tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Polres Nunukan dalam mengedepankan langkah preventif, menjaga kelestarian lingkungan, serta membangun kesadaran masyarakat agar bersama-sama mencegah terjadinya Karhutla. (*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button