
Titikinfo.com, NUNUKAN – Kepengurusan baru Kamar Dagang dan Industri Indonesia Kabupaten Nunukan periode 2026–2031 resmi dilantik di ruang pertemuan lantai V Kantor Bupati Nunukan, pada Jumat (22/5/2026).
Pelantikan ini menjadi awal langkah baru Kadin Nunukan dalam memperkuat dunia usaha, investasi, hingga pemberdayaan UMKM di wilayah perbatasan.
Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia Provinsi Kalimantan Utara, Kilit Laing, kepada jajaran pengurus baru yang dipimpin Sabri. Sabri sebelumnya terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Kabupaten (Mukab) Kadin Nunukan.
Dalam sambutannya, Kilit Laing menegaskan bahwa Kadin memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam menggerakkan perekonomian daerah. Menurutnya, pembangunan daerah tidak dapat berjalan optimal tanpa kolaborasi kuat antara pemerintah dan pelaku usaha.
“Kadin tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan pemerintah daerah. Begitu juga pemerintah membutuhkan dukungan pengusaha karena Kadin merupakan wadah dunia usaha,” ujarnya.
Ia berharap kepengurusan baru mampu menghadirkan semangat baru dalam memperkuat sektor perdagangan, investasi, dan pengembangan UMKM di Kabupaten Nunukan yang memiliki potensi besar sebagai daerah perbatasan.
Selain itu, Kilit juga menekankan pentingnya membangun sinergi lintas sektor, termasuk dengan berbagai asosiasi usaha di bawah naungan Kadin. Menurutnya, penguatan organisasi harus dibarengi dengan peningkatan kapasitas pelaku usaha agar mampu bersaing di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang.
Sementara itu, Sabri menegaskan komitmennya menjadikan Kadin sebagai rumah bersama bagi seluruh pelaku usaha di Nunukan, mulai dari usaha kecil hingga perusahaan besar.
Menurutnya, posisi strategis Nunukan sebagai pintu gerbang perbatasan Indonesia harus dimanfaatkan untuk mendorong investasi dan memperluas peluang usaha masyarakat.
“Kadin harus mampu menjadi jembatan antara dunia usaha dan pemerintah untuk menciptakan iklim usaha yang sehat, berdaya saing, dan berkeadilan,” kata Sabri.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, Kadin Nunukan diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah, sekaligus memperkuat peran pengusaha lokal dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di wilayah perbatasan. (*)





