Pemkab Nunukan

70 Pengurus IWAPI Nunukan Dikukuhkan, Perempuan Pengusaha Didorong Naik Kelas hingga Pasar Global

Titikinfo.com, NUNUKAN– Sebanyak 70 pengurus Dewan Pimpinan Cabang Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (DPC IWAPI) Kabupaten Nunukan periode 2026–2031 resmi dikukuhkan, Selasa (29/9/2026).

Pengukuhan tersebut menjadi momentum baru bagi penguatan peran perempuan pengusaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya melalui pengembangan UMKM, produk lokal, serta perluasan akses pasar di Kabupaten Nunukan.

Pengurus DPC IWAPI Nunukan dikukuhkan langsung oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setkab Nunukan, H. Muhammad Amin, S.H., yang mewakili Bupati Nunukan. Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPD IWAPI Provinsi Kalimantan Utara, Hj. Sri Sularti Ningsih.

Mewakili Bupati Nunukan, Muhammad Amin menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua beserta seluruh jajaran pengurus DPC IWAPI Nunukan yang baru dikukuhkan. Ia berharap amanah tersebut dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada ketua dan seluruh jajaran pengurus DPC IWAPI Nunukan yang baru saja dikukuhkan. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.

Menurutnya, Nunukan memiliki potensi ekonomi yang besar dan tersebar di berbagai sektor, mulai pertanian, perikanan, pariwisata hingga ekonomi kreatif.

Di tengah potensi tersebut, perempuan dinilai memiliki peran penting karena sebagian besar pelaku UMKM di daerah merupakan perempuan.

“Saat ini Nunukan memiliki potensi besar di berbagai sektor, mulai sektor pertanian, perikanan, pariwisata hingga ekonomi kreatif yang bisa dikembangkan. Kehadiran ibu-ibu IWAPI menjadi energi positif bagi pemerintah daerah. Karena di Nunukan ini, tulang punggung UMKM kita mayoritas adalah perempuan. Kalau ibu-ibunya maju, ekonomi Nunukan pasti maju,” katanya.

Muhammad Amin menegaskan, pengukuhan pengurus IWAPI bukan sekadar agenda seremonial. Organisasi tersebut diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kapasitas dan daya saing perempuan pengusaha, termasuk yang berada di wilayah perbatasan.

Ia bahkan mendorong IWAPI Nunukan periode 2026–2031 untuk fokus pada tiga agenda utama, yakni naik kelas, naik jaringan dan naik peran.

“Saya ingin IWAPI Nunukan periode 2026–2031 fokus pada tiga hal. Pertama, naik kelas, dari usaha rumahan menjadi usaha yang ter-branding, tersertifikasi halal, memiliki NIB dan masuk marketplace,” jelasnya.

Kedua, lanjutnya, IWAPI harus memperluas jaringan dengan menjadi penghubung antara pengusaha perempuan Nunukan dengan perbankan, KADIN maupun berbagai program pemerintah.

Sedangkan yang ketiga adalah meningkatkan peran IWAPI dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Saya ingin IWAPI menjadi mitra strategis pemerintah dalam pemberdayaan. Turun ke kecamatan, bina kelompok-kelompok wanita pengusaha di perbatasan. Bantu mereka yang di Krayan, Sebatik, Sebuku maupun Nunukan untuk meningkatkan produk lokal masing-masing, sehingga produk-produk tersebut bisa go international,” tegasnya.

Ia berharap IWAPI Nunukan mampu membangun karakter organisasi yang mencerminkan perempuan perbatasan yang tangguh, mandiri, inovatif dan memiliki daya saing global.

Pemerintah Kabupaten Nunukan, kata Muhammad Amin, juga berkomitmen membuka ruang kolaborasi dengan IWAPI melalui berbagai perangkat daerah terkait.

“Pemerintah daerah berkomitmen penuh. Pintu kantor Bupati terbuka lebar untuk IWAPI. Kita akan sinergikan program Dinas Perdagangan, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Pertanian serta Dinas Pemberdayaan Perempuan untuk mendukung program IWAPI lima tahun ke depan,” ungkapnya.

DPD IWAPI Kaltara Siap Dukung

Sementara itu, Ketua DPD IWAPI Provinsi Kalimantan Utara, Hj. Sri Sularti Ningsih, turut menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus DPC IWAPI Kabupaten Nunukan yang baru dikukuhkan.

Ia menegaskan komitmen DPD IWAPI Kaltara untuk terus memberikan dukungan terhadap kepengurusan IWAPI Nunukan selama menjalankan program organisasi.

“Kami dari DPD IWAPI Provinsi Kalimantan Utara akan selalu mendukung IWAPI Kabupaten Nunukan. Untuk menjadi Ketua IWAPI itu tidak mudah karena harus pintar dan juga membutuhkan biaya, karena organisasi IWAPI ini merupakan organisasi yang mandiri,” ujarnya.

Menurut Sri, kepengurusan IWAPI juga perlu membangun komunikasi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah serta berbagai organisasi terkait agar program pemberdayaan perempuan pengusaha dapat berjalan lebih luas.

Ia mendorong IWAPI Nunukan menjalin hubungan erat dengan pemerintah daerah, TP PKK, dunia usaha dan instansi terkait lainnya.

“IWAPI juga harus bisa berkolaborasi dengan instansi-instansi terkait dan menjalin kemitraan dalam segala bidang agar lebih maju. Kita tahu Kabupaten Nunukan merupakan wilayah perbatasan, sehingga menjadi wilayah yang sangat penting dalam membangun perekonomian Indonesia, khususnya Kabupaten Nunukan,” katanya.

IWAPI Siapkan Perempuan Pengusaha Berdaya Saing

Ketua DPC IWAPI Kabupaten Nunukan, Hj. Astry Ati, menyampaikan komitmennya untuk membawa perempuan pengusaha Nunukan menjadi lebih mandiri, inovatif dan berdaya saing.

Ia menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar program IWAPI dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi pelaku usaha perempuan di daerah.

“Saya mengajak seluruh stakeholder, Pemerintah Kabupaten Nunukan, dunia usaha, perbankan, lembaga pendidikan, organisasi perempuan, komunitas serta berbagai pihak lainnya untuk bersama-sama membangun kolaborasi yang lebih kuat dengan IWAPI,” ujarnya.

Menurutnya, penguatan kapasitas perempuan pengusaha tidak hanya berdampak terhadap perkembangan usaha, tetapi juga dapat menjadi bagian penting dalam memperkuat perekonomian keluarga dan daerah.

Pengukuhan 70 pengurus DPC IWAPI Nunukan periode 2026–2031 tersebut turut dihadiri Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Nunukan Susanti Hermanus, para ketua organisasi wanita, serta sejumlah pelaku usaha dan UMKM. (*)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button