Pemkab Berau

Target Investasi Rp8 Triliun Berat, Berau Akui Tantangan Makin Besar

Titikinfo.com, BERAU –Target investasi Kabupaten Berau tahun 2026 sebesar Rp8,42 triliun mulai terlihat sulit untuk dicapai. Hingga triwulan pertama, realisasi investasi yang masuk baru menyentuh angka Rp1,51 triliun atau masih jauh dari target yang ditetapkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Berau, Nanang Bakran, mengakui target investasi tahun ini menjadi tantangan berat, terutama di tengah kondisi ekonomi dan fiskal yang tidak sekuat tahun sebelumnya.

“Target yang diberikan memang cukup tinggi. Dengan kondisi saat ini, potensi target itu tidak tercapai memang ada,” ujarnya, Kamis (18/6/2026).

Menurut Nanang, tingginya target tersebut tidak lepas dari capaian impresif Berau pada tahun 2025 lalu. Saat itu, realisasi investasi daerah mampu melampaui target secara signifikan dan menjadikan Berau sebagai salah satu daerah dengan performa investasi terbaik di Kalimantan Timur.

Pada 2025, target investasi Berau ditetapkan sebesar Rp4,5 triliun. Namun realisasinya menembus 194,71 persen. Secara keseluruhan, total investasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai Rp8,76 triliun.

Capaian tinggi itulah yang kemudian membuat Pemprov Kaltim menaikkan target investasi Berau hampir dua kali lipat pada tahun ini.

Meski demikian, Nanang menegaskan pihaknya tetap berupaya menjaga iklim investasi agar tetap kompetitif.

DPMPTSP Berau disebut terus membuka ruang bagi investor di berbagai sektor potensial, mulai dari pertambangan, pariwisata, perkebunan, hingga sektor hilirisasi.

“Kami terus membuka peluang investasi seluas-luasnya. Semua sektor potensial kami dorong agar investor tetap tertarik masuk ke Berau,” katanya.

Namun di sisi lain, ia menilai target tinggi tetap harus disesuaikan dengan realitas kondisi lapangan. Karena itu, pihaknya juga telah melakukan pembahasan ulang bersama DPMPTSP Provinsi Kaltim terkait kemungkinan evaluasi terhadap target investasi tersebut.

Nanang berharap, meskipun target tahun ini cukup berat, Berau tetap mampu menjaga tren pertumbuhan investasi dan mempertahankan daya tariknya sebagai salah satu daerah tujuan investasi unggulan di Kalimantan Timur.

“Yang terpenting bagaimana investasi tetap tumbuh dan iklim usaha di Berau tetap sehat,” pungkasnya. (Adv/Rez)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button