
Titikinfo.com, SEBATIK – Antusiasme para penggemar olahraga elektronik atau esports di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, terbilang tinggi. Hal itu terlihat dari membludaknya peserta KORMI Mobile Legends Tournament Lokal Pulau Sebatik yang diikuti sebanyak 32 tim dari lima kecamatan di Pulau Sebatik.
Turnamen yang digelar oleh Indonesian Esports Association (IESPA) Kabupaten Nunukan tersebut berlangsung selama tiga hari, 28-30 Agustus 2026, di Royal Cafe, Kecamatan Sebatik Timur.
Ketua IESPA Kabupaten Nunukan, Abdul Samad, S.Pd., mengatakan tingginya minat peserta menjadi indikator bahwa perkembangan esports di Pulau Sebatik memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan.
Menurutnya, jumlah tim yang mendaftar bahkan melebihi kuota yang sebelumnya ditetapkan panitia.
“Antusias para gamers yang ada di Sebatik sangat tinggi. Hingga akhir pendaftaran, jumlah tim yang mendaftar melebihi kuota yang telah ditetapkan panitia,” ungkap Abdul Samad.
Ia berharap tingginya animo masyarakat terhadap esports di Sebatik dapat menjadi pertimbangan untuk memperbanyak penyelenggaraan event esports di wilayah perbatasan tersebut.
Samad menilai, kegiatan esports ke depan tidak hanya terpusat di Pulau Nunukan, tetapi juga dapat digelar di Pulau Sebatik dengan melibatkan lebih banyak komunitas dan atlet esports lokal.
“Kami berharap kegiatan atau pertandingan esports ke depan bisa dilaksanakan di Sebatik dan tidak terfokus di Nunukan saja,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua KORMI Kabupaten Nunukan, H. Akbar Ali, S.H., melalui Bendahara Umum Syaiful, A.Md., mengapresiasi pelaksanaan turnamen tersebut. Ia menyebut kegiatan IESPA di Sebatik menjadi salah satu event olahraga masyarakat yang pertama digelar oleh induk olahraga (INORGA) di bawah naungan KORMI di luar Pulau Nunukan.
“Ini yang pertama melaksanakan kegiatan di luar Pulau Nunukan adalah IESPA. Kami berharap INORGA lainnya juga terdorong untuk melaksanakan kegiatan di Pulau Sebatik, melihat potensi kepesertaan dalam turnamen ini cukup tinggi,” kata Syaiful.
Menurutnya, Pulau Sebatik memiliki sejumlah fasilitas yang cukup memadai untuk mendukung pelaksanaan berbagai kegiatan olahraga masyarakat. Tidak hanya esports, sejumlah cabang olahraga seperti olahraga tradisional, panahan, pencak silat, layang-layang hingga berbagai olahraga senam juga dinilai berpotensi dikembangkan di wilayah tersebut.
Syaiful menegaskan, KORMI Kabupaten Nunukan akan terus mendorong program kerja setiap INORGA agar kegiatan olahraga masyarakat dapat menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Nunukan.
“Kami dari pengurus KORMI akan terus berupaya mendukung program kerja yang telah disusun oleh induk olahraga untuk melaksanakan kegiatan sekaligus mengkampanyekan olahraga masyarakat di seluruh wilayah perbatasan Indonesia,” pungkasnya.





