Optimalkan Data Kunjungan, Disbudpar Berau Perkuat Sinergi Digital Bersama Hotel dan Pengelola Wisata

Titikinfo.com, BERAU – Guna menyajikan data pariwisata yang akurat, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Berau terus mengoptimalkan sistem pencatatan jumlah kunjungan wisatawan.
Langkah strategis ini diambil untuk mendukung perencanaan pembangunan sektor pariwisata yang lebih tepat sasaran di Bumi Batiwakkal.
Kepala Disbudpar Berau, Ilyas Natsir, melalui Kepala Bidang Usaha Jasa Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Nurjatiah, menyampaikan bahwa dalam proses pengumpulan data ini, pihaknya menjalin kerja sama yang erat dengan berbagai pelaku industri.
Sinergi tersebut mencakup manajemen perhotelan, pengelola tempat hiburan, hingga para pengelola destinasi wisata yang ada di Kabupaten Berau.
“Sistem penyerahan data kini dilakukan sepenuhnya secara digital. Pihak dinas telah membagikan tautan (link) khusus kepada seluruh mitra hotel dan tempat hiburan untuk mempercepat sekaligus mempermudah pelaporan kunjungan setiap bulannya,” jelas Nurjatiah.
Melalui transisi ke sistem digital ini, proses rekapitulasi data yang sebelumnya memakan waktu kini menjadi jauh lebih praktis. Pihak Disbudpar dapat memantau pergerakan wisatawan secara real-time dan meminimalkan risiko kesalahan input manual.
“Jadi secara otomatis data langsung masuk ke sistem kami. Kami tinggal melakukan monitoring berkala atau mengingatkan jika ada mitra yang belum sempat mengirimkan datanya pada bulan berjalan,” pungkasnya.
Dia melanjutkan dengan melakukan pencatatan secara digital, akurasi tinggi dalam meminimalisir kesalahan pencatatan jumlah wisatawan domestik maupun mancanegara dapat terhindari. Terlebih lagi, efisiensi Waktu dalam melakukan proses pelaporan dari pelaku usaha juga menjadi lebih cepat tanpa birokrasi yang rumit
“Data yang valid akan menjadi acuan utama pemerintah dalam menentukan arah kebijakan dan promosi wisata Berau ke depan,” pungkasnya.
Dengan komitmen digitalisasi ini, Disbudpar Berau berharap seluruh pelaku industri pariwisata dapat terus menjaga konsistensi dalam mengirimkan data, demi kemajuan pariwisata daerah yang lebih terukur. (Adv/Akmal)





