DPRD KaltaraKaltim

DPRD Kaltara Belajar ke Balikpapan, Bidik Lompatan Mutu Layanan Kesehatan

Titikinfo.com, BALIKPAPAN – Komitmen meningkatkan kualitas layanan kesehatan terus diperkuat DPRD Provinsi Kalimantan Utara melalui langkah konkret. Salah satunya dengan melakukan studi banding ke RSUD dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan pada Rabu (29/04/2026).

Kunjungan yang dipimpin Ketua Komisi IV, Tamara Moriska, bersama anggota Rahman dan Listiani ini bertujuan menggali praktik terbaik dalam pengelolaan sarana prasarana serta transformasi layanan kesehatan berbasis modern.

Dalam pertemuan tersebut, Plt. Direktur RSKD Balikpapan, Ahmad Jais, memaparkan arah besar pengembangan rumah sakit yang dipimpinnya. Ia menegaskan komitmen menjadikan RSKD sebagai rumah sakit unggulan berstandar internasional pada 2029, dengan fokus pada peningkatan kualitas pelayanan (service excellence), digitalisasi sistem kesehatan, serta penguatan kemandirian keuangan melalui skema BLUD.

“Capaian pendapatan kami pada 2025 telah melampaui target hingga 114 persen. Ini menjadi indikator bahwa transformasi yang dilakukan berjalan efektif,” jelasnya.

Ketua Komisi IV, Tamara Moriska, memberikan apresiasi atas berbagai inovasi yang telah diterapkan, khususnya sistem rekam medis digital, pengelolaan layanan berkelanjutan, hingga respons cepat terhadap keluhan pasien yang disebut telah terselesaikan 100 persen. Ia juga menyoroti kesiapan fasilitas layanan rujukan seperti jantung, stroke unit, dan kanker yang dinilai sangat representatif.

“Kami mengapresiasi capaian RSUD Kanujoso, terutama dalam hal kemandirian fiskal dan tingkat kepuasan pasien. Ini menjadi standar yang ingin kami adaptasi untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Kalimantan Utara,” ujarnya.

Selain itu, implementasi program Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) turut menjadi perhatian dalam kunjungan tersebut. Melalui pengamatan langsung terhadap sistem layanan terpadu di RSKD, Komisi IV menegaskan komitmennya untuk mendorong rumah sakit di Kaltara agar terus berinovasi dan memberikan pelayanan yang lebih nyaman bagi masyarakat.

Hasil studi banding ini diharapkan menjadi pijakan strategis dalam merumuskan kebijakan peningkatan mutu layanan kesehatan di Bumi Benuanta, sehingga akses dan kualitas pelayanan dapat dirasakan secara lebih merata oleh seluruh lapisan masyarakat. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button