Pemkab Berau

Rumput Laut Karangan Disiapkan Jadi Motor Baru Ekonomi Pesisir Berau

Titikinfo.com, BERAU – Sektor perikanan terus berkembang sebagai penopang ekonomi masa depan. Salah satu komoditas yang kini mulai menunjukkan prospek besar adalah budidaya rumput laut di Kampung Karangan, Kecamatan Biatan, yang telah menembus pasar ekspor.

Kepala Dinas Perikanan Berau, Abdul Majid, mengatakan pengembangan rumput laut menjadi bagian dari upaya transformasi ekonomi daerah, dari yang selama ini bergantung pada sektor pertambangan menuju sektor yang lebih berkelanjutan seperti perikanan dan pertanian.

“Rumput laut ini menjadi salah satu komoditas unggulan yang kami dorong untuk mendukung hilirisasi dan transformasi ekonomi masyarakat pesisir,” ujarnya.

Saat ini, luas lahan budidaya rumput laut di Kampung Karangan mencapai sekitar 60 hektare dengan melibatkan 40 rumah tangga perikanan. Dalam satu siklus panen selama tiga bulan, produksi rumput laut kering mampu mencapai sekitar 40 ton atau setara dua kontainer.

Jika diakumulasikan, produksi dalam setahun diperkirakan berkisar antara 160 hingga 360 ton rumput laut kering. Hasil tersebut sebagian besar telah dipasarkan ke luar daerah hingga pasar internasional.

Menurut Majid, komoditas rumput laut memiliki prospek yang menjanjikan karena biaya produksinya relatif rendah dan tidak memerlukan pakan. Selain itu, bahan baku ini juga dibutuhkan berbagai industri, mulai dari kosmetik, kesehatan, hingga produk rumah tangga.

“Pasarnya cukup luas, baik untuk kebutuhan dalam negeri maupun ekspor,” katanya.

Meski begitu, pengembangan budidaya di kawasan laut masih menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur karena berada pada zona 0-12 mil laut. Karena itu, peran pemerintah kabupaten saat ini lebih difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia bagi para pembudidaya.

Tahun ini, Dinas Perikanan Berau berencana mengirim lima orang pembudidaya ke Balai Besar Budidaya Rumput Laut di Takalar untuk mengikuti pelatihan dan peningkatan kapasitas.

“Harapannya, kemampuan para pembudidaya semakin meningkat sehingga kualitas dan produktivitas rumput laut Berau juga ikut naik,” pungkasnya. (Adv/Rez)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button