DPRD Nunukan Bedah Kinerja PDAM Tirta Taka, Soroti Gaji hingga Keluhan Pelanggan

Titikinfo.com, NUNUKAN – Komisi II DPRD Nunukan menggelar rapat kerja lanjutan bersama jajaran manajemen Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Taka di Ruang Rapat Ambalat I DPRD Nunukan. Rapat tersebut menjadi agenda penting untuk memulai kinerja perusahaan daerah sekaligus memastikan rencana kerja tahun 2026 berjalan tepat sasaran.
Dalam rapat itu, anggota Komisi II secara intensif membahas laporan realisasi pendapatan dan belanja PDAM Tirta Taka. DPRD menekankan pentingnya pengelolaan anggaran yang transparan, efisien, dan akuntabel demi menjaga kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat.
Ketua Komisi II DPRD Nunukan, Andi Fajrul Syam, memimpin langsung jalannya rapat. Salah satu perhatian utama DPRD yakni terkait struktur pengeluaran perusahaan, termasuk total anggaran penggajian pegawai.
“Saya ingin melihat tahun 2026 ini, yang laporannya di tahun 2025, saya ingin mengetahui berapa total penggajian,” tegas Andi Fajrul Syam kepada Direktur Perumda Tirta Taka saat rapat berlangsung pada Kamis, (30/4/2026).
Selain evaluasi keuangan, DPRD juga menyoroti kesiapan PDAM menghadapi peningkatan kebutuhan air bersih di Kabupaten Nunukan pada tahun 2026. Komisi II meminta agar rencana kerja perusahaan lebih responsif terhadap pertumbuhan pelanggan dan kebutuhan distribusi udara di wilayah perkotaan maupun perbatasan.
Pelayanan personalan pelanggan juga menjadi perhatian serius dalam rapat tersebut. DPRD membahas berbagai kendala yang sering dikeluhkan masyarakat, mulai dari masalah pembayaran hingga gangguan teknis distribusi udara. Evaluasi itu dilakukan untuk menekan jumlah keluhan masyarakat dan meningkatkan kepuasan pelanggan.
Tidak hanya itu, Komisi II juga mendorong PDAM Tirta Taka terus melakukan inovasi dalam peningkatan kualitas layanan, termasuk pemerataan distribusi air bersih agar masyarakat dapat memperoleh layanan yang lebih optimal.
Rapat ditutup dengan kesepahaman bahwa sinergi antara DPRD dan PDAM menjadi kunci menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik. DPRD berharap seluruh poin evaluasi yang telah dibahas dapat segera ditindaklanjuti oleh manajemen PDAM Tirta Taka demi peningkatan layanan air bersih di Kabupaten Nunukan. (*)





