Respons DPRD Berau Terkait Dugaan Truk yang Melintas di Jalan Umum Gunung Tabur

TITIKINFO.COM, BERAU – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Berau, Saga, mendesak pemerintah daerah untuk mengambil langkah tegas terhadap aktivitas truk tambang yang diduga melintas di jalan umum khususnya di wilayah Kecamatan Gunung Tabur.
Ia menilai praktik tersebut telah menimbulkan berbagai dampak kerugian, terutama bagi masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari sektor pariwisata.
Saga menjelaskan, jalan umum merupakan akses utama masyarakat dan wisatawan menuju sejumlah destinasi wisata di Berau. Kerusakan akibat kendaraan berat berpotensi mengurangi minat wisatawan berkunjung, yang pada akhirnya berdampak langsung terhadap roda perekonomian warga sekitar.
“Kalau jalan rusak dan wisatawan enggan lewat, yang paling dirugikan masyarakat lokal yang bergantung pada sektor pariwisata. Ini bukan persoalan sepele,” tegasnya, Minggu (26/10/2025).
Ia mengungkapkan bahwa aduan masyarakat terkait truk tambang yang melintas di jalan umum bukan hal baru. Warga telah berulang kali menyampaikan keluhan mengenai kondisi jalan yang semakin rusak dan situasi lalu lintas yang tidak aman akibat kehadiran kendaraan berat.
“Sudah banyak aduan masyarakat soal kendaraan tambang yang melintas di jalan umum,” ujarnya.
Menurutnya, jika persoalan ini terus dibiarkan tanpa pengawasan dan penindakan, maka masyarakat akan menjadi pihak yang paling dirugikan.
Oleh karena itu, pemerintah daerah diminta untuk menunjukkan sikap tegas dalam menegakkan aturan serta memperketat pengawasan terhadap aktivitas angkutan tambang.
“Kalau terus dibiarkan, masyarakat yang jadi korban. Pemerintah harus hadir dan menunjukkan ketegasan dalam menegakkan aturan,” pungkasnya.
Sigit/ADV





