Pemkab Nunukan

Pemkab Nunukan Matangkan Arah Pembangunan 2027, Wabup Tekankan Program Berdampak Nyata

Titikinfo.com, NUNUKAN – Pemerintah Daerah Kabupaten Nunukan melalui Bappeda Litbang menggelar Forum Perangkat Daerah (FPD) Tahun 2026 sebagai langkah strategis dalam menyusun Rencana Kerja (Renja) Perangkat Daerah Tahun 2027. Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Nunukan, Hermanus, S.Sos, di Lantai 5 Kantor Bupati Nunukan, Kamis (26/3/2026).

Forum ini menjadi momentum penting bagi seluruh perangkat daerah untuk menyatukan arah dan langkah pembangunan. Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Nunukan, Drs. Raden Iwan Kurniawan, M.AP, menegaskan bahwa FPD merupakan tahapan krusial dalam memastikan perencanaan pembangunan berjalan selaras, terukur, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Melalui forum ini, kita melakukan sinkronisasi program, penajaman target kinerja, serta menyusun rancangan awal Renja yang lebih partisipatif dan terarah,” jelasnya.

Ia menambahkan, penyelarasan program dengan prioritas pembangunan daerah tahun 2027 menjadi kunci agar seluruh kebijakan yang diambil benar-benar mampu menjawab tantangan dan kebutuhan riil masyarakat Nunukan.

Sementara itu, Wakil Bupati Hermanus dalam arahannya mengingatkan bahwa perencanaan pembangunan tidak bisa dilepaskan dari dinamika global yang turut mempengaruhi kondisi daerah. Oleh karena itu, pemerintah daerah dituntut lebih adaptif, termasuk dalam menyikapi kebijakan pemerintah pusat terkait efisiensi dan penghematan anggaran.

Dalam kesempatan tersebut, Hermanus menekankan agar penyusunan Renja Tahun 2027 difokuskan pada visi dan misi daerah serta 17 arah perubahan yang telah ditetapkan.

“Kami berharap setiap OPD benar-benar fokus pada program unggulan. Pastikan setiap kegiatan yang dirancang mampu meningkatkan kepuasan publik dan menjawab kebutuhan masyarakat di 21 kecamatan,” tegasnya.

Ia juga menginstruksikan seluruh kepala perangkat daerah untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap rencana program tahun 2027. Program yang dinilai belum memberikan dampak langsung kepada masyarakat diminta untuk ditunda.

“Lakukan evaluasi secara cermat. Jika ada program yang tidak berdampak langsung, sebaiknya ditunda terlebih dahulu agar anggaran kita lebih efektif dan tepat sasaran,” tambahnya.

Menutup arahannya, Hermanus mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus menjaga semangat dan komitmen dalam membangun Kabupaten Nunukan.

“Dengan kerja sama dan komitmen bersama, kita optimistis program pembangunan yang telah direncanakan dapat terwujud dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tutupnya. (*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button