DPRD Berau

Legislatif Ini Tekankan Pengelolaan Dana Kampung Harus Transparan dan Tepat Sasaran

Titikinfo.com, BERAU – Anggota Komisi I DPRD Berau, Peri Kombong, kembali menegaskan pentingnya pengelolaan anggaran kampung yang profesional dan akuntabel menyusul munculnya kasus penyalahgunaan kewenangan dan dana desa di Kabupaten Berau.

Peri menilai kasus tersebut harus menjadi pelajaran serius bagi seluruh aparatur kampung agar lebih tertib dan berhati-hati dalam mengelola keuangan desa.

Ia mengingatkan bahwa dana kampung yang jumlahnya tidak sedikit harus dimanfaatkan secara jelas, terukur, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, penggunaan anggaran tidak boleh hanya terfokus pada pembangunan infrastruktur.

Program pemberdayaan seperti pelatihan UMKM, pengembangan potensi lokal, maupun kegiatan produktif lainnya juga perlu mendapat porsi yang memadai.

“Dana kampung jangan hanya dihabiskan untuk bangunan fisik. Bisa juga diarahkan untuk pelatihan atau kegiatan yang mendorong pertumbuhan ekonomi warga,” katanya, Sabtu (25/10)

Peri menekankan bahwa setiap penggunaan dana yang bersumber dari negara baik hibah maupun penyertaan modal harus mengikuti ketentuan yang berlaku. Kesalahan kecil dalam pengelolaan bisa menimbulkan dampak besar dan merugikan masyarakat.

“Semua harus berjalan sesuai aturan. Kalau dananya dari pusat, risikonya besar jika tidak dikelola dengan benar,” tegasnya.

Ia juga meminta setiap kampung untuk menyusun rencana program secara matang sebelum anggaran digunakan.

Setiap kegiatan harus melalui kajian yang jelas dan memiliki target yang realistis agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

“Tanpa perencanaan dan kajian yang baik, program kampung berpotensi gagal dan tidak memberi dampak positif bagi warga,” tutupnya.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button