DPRD Tekankan Pembinaan UMKM Harus Berkelanjutan dan Berorientasi Pasar

Titikinfo.com,BERAU — Upaya pemberdayaan pelaku UMKM di Kabupaten Berau dinilai masih belum sepenuhnya efektif.
Anggota Komisi II DPRD Berau, Sakirman, menilai program pelatihan yang selama ini digelar pemerintah kerap berhenti pada tahap seminar tanpa diikuti pendampingan lanjutan yang benar-benar membantu perkembangan usaha.
Menurutnya, pelatihan hanya akan menjadi kegiatan seremonial apabila tidak disertai langkah konkret seperti pendampingan bisnis, penguatan kualitas produk, hingga akses pemasaran yang jelas.
“Pelatihan itu penting, tapi tidak akan memberi dampak apa-apa kalau tidak ada tindak lanjut yang nyata,” tegasnya, Senin (10/11).
Sakirman mengungkapkan bahwa banyak pelaku UMKM mengeluh karena tidak mendapatkan arahan lanjutan setelah pelatihan selesai. Padahal, ukuran keberhasilan program bukan pada seberapa sering seminar digelar, melainkan pada peningkatan pendapatan dan kemampuan UMKM naik kelas.
“Harus dilihat mana pembinaan yang benar-benar membawa perubahan dan mana yang hanya sekadar rutinitas,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya pemanfaatan bahan baku lokal agar produk UMKM Berau memiliki identitas kuat. Pengolahan potensi lokal, menurutnya, akan mendorong rantai ekonomi dari tingkat desa hingga kabupaten.
“Produk berbasis bahan baku lokal itu punya nilai jual. Selain punya ciri khas, ekonomi masyarakat ikut bergerak,” tambahnya.
Untuk memperkuat pemasaran, Sakirman menilai perlu adanya pusat penjualan atau outlet resmi yang dikelola secara profesional oleh pemerintah daerah. Keberadaan outlet ini diyakini dapat membantu pelaku UMKM memasarkan produk mereka tanpa kebingungan mencari tempat penitipan.
“Pelaku UMKM butuh kepastian. Harus ada ruang khusus untuk memasarkan produknya,” jelasnya.
Git/ADV





