Aksi Coret-Coret Fasilitas Kota Disorot, DPRD: Edukasi Anak Muda Harus Diperkuat

Titikinfo.com, BERAU — Maraknya coretan liar dan perusakan fasilitas publik di sejumlah titik kota memicu perhatian serius dari Anggota Komisi I DPRD Berau, Peri Kombong.
Ia menilai aksi vandalisme ini bukan sekadar gangguan visual, tetapi juga menjadi indikator bahwa pengawasan ruang publik dan edukasi kepada masyarakat masih belum berjalan efektif.
Menurutnya, pemerintah sudah mengalokasikan anggaran besar untuk mempercantik ruang kota, mulai dari taman, jalur pedestrian, hingga titik-titik rekreasi. Namun hasilnya akan sulit maksimal jika perilaku masyarakat tidak ikut berubah.
“Dana besar sudah dikeluarkan untuk memperindah kota. Tapi jika hasilnya rusak karena vandalisme, tentu sangat disayangkan,” ujarnya, Selasa (11/11).
Peri menilai kerusakan fasilitas umum akibat coretan dan aksi merusak justru menambah beban anggaran daerah karena memerlukan perbaikan berulang. Untuk itu, ia mendesak adanya pengawasan yang lebih intens, terutama di lokasi yang sering menjadi sasaran vandalisme.
Ia meminta Satpol PP dan Dinas Perkim meningkatkan patroli, serta mempertimbangkan pemasangan CCTV di titik strategis untuk memudahkan identifikasi pelaku.
“Penegakan dan edukasi harus berjalan beriringan. Sosialisasi perlu dilakukan khususnya ke sekolah-sekolah, agar kawula muda paham tindakan seperti ini merugikan,” jelasnya.
Peri juga menekankan bahwa sekolah memiliki peran besar dalam menanamkan nilai kepedulian terhadap ruang publik. Edukasi sejak dini diyakini mampu membentuk karakter yang lebih bertanggung jawab.
Lebih jauh, ia mengajak warga untuk turut menjaga ruang-ruang publik. Menurutnya, fasilitas bersama hanya akan bertahan lama jika seluruh masyarakat merasa ikut memiliki.
“Semua pihak harus terlibat menjaga fasilitas umum yang ada, karena memang ini tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
GIT/ADV





