DPRD Kaltara

Reses di Kampung Jawa, Warga Curhat Soal Jalan Rusak hingga Sampah

Titikinfo.com, NUNUKAN – Persoalan infrastruktur lingkungan masih menjadi keluhan utama warga Kampung Jawa, Kelurahan Nunukan Tengah. Mulai dari jalan semenisasi yang rusak, pengelolaan sampah, hingga minimnya penerangan jalan disampaikan langsung masyarakat saat kegiatan reses Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Utara, H. Akbar Ali, Jumat (15/5/2026) sore.

Kegiatan penjaringan aspirasi masa Konferensi III Tahun 2026 tersebut diadakan di Sekretariat KORMI Nunukan dan menampilkan warga RT 06 Kelurahan Nunukan Tengah.

Dalam dialog bersama warga, Akbar Ali menegaskan reses menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan prioritas yang nantinya akan diperjuangkan melalui DPRD.

“Sebagai anggota DPRD, kami memiliki fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan. Aspirasi masyarakat yang menjadi kebutuhan mendesak tentu akan kami kawal agar bisa direalisasikan pemerintah daerah,” ujarnya.

Salah satu keluhan yang paling banyak disampaikan warga adalah kondisi jalan semenisasi di Gang Kaltara, Kampung Jawa, yang dinilai mengalami kerusakan cukup parah dan mengganggu aktivitas masyarakat.

Selain itu, masalah sampah juga menjadi perhatian warga. Mereka meminta adanya penanganan yang lebih serius, mulai dari penyediaan tempat sampah di sejumlah gang hingga solusi transportasi sampah lingkungan yang dinilai belum maksimal.

Menangapi hal tersebut, Akbar Ali meminta warga bersama pengurus RT aktif berkoordinasi untuk mencari solusi bersama, termasuk kemungkinan pengadaan kendaraan roda tiga guna mendukung pengelolaan sampah di lingkungan organisasi.

“Terkait semenisasi jalan, segera masukkan proposal lengkap dengan tanda tangan warga agar bisa kami kawal melalui SIPD dan diusulkan ke dinas terkait,” katanya.

Tak hanya itu, warga juga mengeluhkan minimnya penerangan jalan umum di kawasan Kampung Jawa. Kondisi jalan yang gelap pada malam hari dinilai rawan dan mengganggu kenyamanan warga.

Menurut Akbar Ali, persoalan lampu jalan bukan hanya terjadi di Kampung Jawa. Keluhan serupa juga sebelumnya disampaikan warga RT 23 Kelurahan Nunukan Timur dalam reses masa konferensi II.

Ia pun berkomitmen memperjuangkan penyediaan lampu penerangan jalan melalui anggaran perubahan agar kebutuhan dasar masyarakat dapat segera terpenuhi. (*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button