Rifai Minta Bursa Kerja Tak Sekadar Seremonial, Penyerapan Tenaga Kerja Harus Terukur

Titikinfo.com, BERAU — Wakil Ketua Komisi III DPRD Berau, Ahmad Rifai, mendorong agar berbagai kegiatan bursa kerja di daerah tidak hanya berhenti sebagai agenda seremonial tanpa dampak nyata.
Menurutnya, Job Fair seharusnya menjadi jembatan efektif antara pencari kerja dan perusahaan, bukan sekadar acara meriah yang minim tindak lanjut.
“Job Fair ini sarana bagus asal output-nya jelas. Yang kita harapkan itu tindak lanjut setelah acara, bukan hanya megah-megahan acaranya,” tegasnya, Selasa (11/11).
Rifai menilai transparansi informasi menjadi hal paling mendasar yang wajib dipenuhi. Setiap perusahaan yang ikut serta harus menyampaikan secara terbuka jumlah posisi dan kebutuhan tenaga kerja agar pencari kerja bisa mempersiapkan diri.
“Perusahaan harus datang dengan data kebutuhan yang jelas. Jangan hanya hadir tanpa informasi, nanti pencari kerja kebingungan,” sambungnya.
Ia juga meminta Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) untuk melakukan pemantauan pasca kegiatan. Evaluasi dibutuhkan untuk memastikan apakah lowongan yang ditawarkan benar-benar direalisasikan dan berapa banyak warga yang akhirnya terserap bekerja.
“Kegiatan boleh ramai, tapi hasilnya harus terasa. Jangan sampai setelah selesai, tidak ada kabar lanjutan soal penyerapan tenaga kerja,” ujarnya.
Rifai mengatakan, kritik yang sempat muncul dalam pemberitaan nasional terkait Job Fair yang hanya bersifat formalitas harus dijadikan pengingat agar pelaksanaan di Berau tidak terjebak pola serupa.
“Memang kita yakin Berau tidak seperti itu, tapi pembuktian tetap diperlukan melalui evaluasi yang terbuka,” jelasnya.
Lebih jauh, ia meminta Disnakertrans tidak hanya menggelar Job Fair, tetapi juga aktif mendata dan mengawasi pemenuhan kebutuhan tenaga kerja oleh perusahaan di Berau. Menurutnya, pengawasan berkala sangat penting agar upaya penurunan angka pengangguran benar-benar berjalan.
“Selain Job Fair, dinas harus proaktif mengecek realisasinya di lapangan. Jangan sampai angka pengangguran tidak turun-turun karena tidak ada pengawalan,” tutupnya.
GIT/ADV





