DPRD Berau Dorong Kolaborasi Pihak Ketiga dalam Penguatan Event Kreatif dan Pariwisata

Titikinfo.com, BERAU – Ketua Komisi III DPRD Berau, Liliansyah, menyatakan dukungan penuh terhadap keterlibatan pihak ketiga dalam penyelenggaraan kegiatan berbasis pariwisata dan ekonomi kreatif, termasuk event musik skala daerah yang selama ini menjadi agenda rutin di Kabupaten Berau.
Menurutnya, kehadiran penyelenggara dari sektor swasta merupakan peluang besar untuk menjaga keberlanjutan event pariwisata, terutama ketika pemerintah daerah tengah melakukan efisiensi anggaran. Partisipasi pihak ketiga dinilai mampu menjaga momentum promosi destinasi sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.
“Kita sambut baik jika ada pihak ketiga yang bersedia melaksanakan dan melanjutkan event ini. Itu menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dan dunia usaha terhadap pengembangan sektor pariwisata kita sangat tinggi,” ujarnya, Selasa (4/11).
Liliansyah menekankan bahwa kegiatan pariwisata, termasuk festival musik dan agenda kreatif lainnya, bukan hanya sekadar hiburan. Keberadaannya memiliki efek ekonomi langsung bagi masyarakat, mulai dari pelaku UMKM, pekerja jasa, hingga industri pariwisata lokal.
“Yang utama adalah bagaimana dampaknya bisa mendukung sektor ekonomi masyarakat. Ini bukan hanya hiburan semata, tetapi bagaimana masyarakat lokal bisa menikmati manfaatnya secara langsung,” tegasnya.
Meski pelaksanaan event dilakukan oleh pihak swasta, ia menegaskan peran pemerintah daerah tetap dibutuhkan. Dukungan berupa kebijakan, perizinan, dan fasilitasi bagi UMKM dinilai sangat penting agar manfaat ekonomi dapat dirasakan lebih luas.
“Dukungan dari pemerintah daerah harus ada untuk pelaku UMKM, supaya perputaran ekonomi benar dirasakan masyarakat di sekitarnya,” ucapnya.
Liliansyah berharap kerja sama antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan penyelenggara event dapat terus diperkuat. Ia menilai kolaborasi semacam ini perlu diperluas ke berbagai wilayah lain di Berau agar pengembangan ekonomi kreatif dan pariwisata dapat tumbuh lebih merata.
“Kita ingin kegiatan berbasis budaya dan kreativitas tidak hanya terpusat di satu wilayah, tetapi merata di berbagai kecamatan,” katanya.
Sigit/ADV





