DPRD Berau

Jelang Akhir Tahun, Ratna Kalalembang Minta OPD Maksimalkan Serapan Anggaran 

Titikinfo.com, BERAU – Anggota Komisi III DPRD Berau, Ratna Kalalembang, mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar lebih cepat dan cermat dalam menyerap anggaran daerah tahun 2025. Ia menegaskan bahwa percepatan realisasi anggaran harus diimbangi dengan kualitas pelaksanaan program agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

Menurut Ratna, tingkat penyerapan anggaran yang baik mencerminkan kinerja pemerintah daerah yang efektif. Sebaliknya, rendahnya serapan justru dapat menghambat realisasi pembangunan dan menimbulkan Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) yang tinggi.

“Serapan anggaran harus ditingkatkan, tetapi jangan sampai mengorbankan kualitas pekerjaan. Tujuannya agar pembangunan berjalan optimal dan tidak ada anggaran yang mengendap,” tegasnya, Jumat (31/10/2025).

Ratna menjelaskan bahwa DPRD Berau telah menyetujui perubahan APBD 2025, dengan nilai anggaran meningkat dari Rp5,252 triliun menjadi Rp6,041 triliun. Kenaikan tersebut, katanya, menjadi kesempatan besar bagi setiap OPD untuk memperluas capaian program prioritas yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Tambahan anggaran ini jangan hanya menjadi angka di atas kertas. Harus benar-benar diwujudkan dalam bentuk program nyata yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Politisi asal Fraksi Golkar itu juga menyoroti pentingnya pengawasan ketat terhadap pelaksanaan proyek, terutama di sektor infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan, yang masih menjadi fokus utama pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Berau.

Selain itu, Ratna mengingatkan agar setiap OPD memperkuat perencanaan dan persiapan sejak awal tahun anggaran. Ia menilai kebiasaan menumpuk pekerjaan di akhir tahun hanya untuk mengejar target serapan sering kali berdampak pada turunnya kualitas hasil kegiatan.

“Perencanaan yang matang sejak awal akan membuat serapan lebih efektif dan efisien. Jangan menunggu akhir tahun baru dikejar targetnya, karena itu bisa menurunkan kualitas pekerjaan,” tandasnya.

Ratna menegaskan, DPRD Berau akan terus melakukan fungsi pengawasan agar penggunaan anggaran benar-benar tepat sasaran dan memberi nilai tambah bagi masyarakat. Ia berharap kolaborasi antara legislatif dan eksekutif dapat menjaga disiplin fiskal sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan di Bumi Batiwakkal.

“Kita ingin APBD benar-benar dirasakan masyarakat, bukan hanya selesai di atas laporan. Pemerintah harus bekerja cepat, tepat, dan transparan,” pungkasnya.

 

Sigit/ADV

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button